Wednesday, May 11, 2022

Sweet

Sweet sekali ya... rasanya melihat cinta mereka itu, benar2 seperti tak akan pernah terjadi di kehidupan nyata. tatapan mata yang memuja. genggaman tangan yang tak akan pernah terlepas dan tak menggenggam yang lain serta hati yang akan terus terjaga. Sedangkan kita...kehidupan yang nyata. nafsu membenarkan segala nya. tak perduli menyakiti. tak perduli luka yang akan membekas. tak perduli menghancurkan kepercayaan. tak perduli semua tak kan sama lagi seperti semula. Kita yang akan terus menyalahkan satu sama lain. kita yang akan terus merasa bersalah pada yang lain. Kita yang akan selalu menangis lagi, kecewa lagi, marah lagi...seterusnya begitu. Kita yang tidak lagi saling menghormati, tidak lagi saling perduli, tidak lagi saling menjaga. Cinta itu tetap ada hanya terasa hambar, tak lagi menggebu...tak lagi terlalu merindu...entah sampai kapan ini akan terulang lagi...lagi...dan lagi. Cinta kita ga lagi sweet seperti cinta mereka.

Thursday, October 28, 2021

Surat Pertama

my dearest wildan, bulan ini 10 tahun nak umur mu jika masih bersama ku. maafkan ibu mu yang tidak bisa menjaga mu saat itu. ya itu memang sudah jalan yang diberikan Allah untuk kita. tapi ijinkan ibumu untuk meminta maaf nak. ibu yakin kamu lebih bahagia disana , kembali pada Dzat yang maha kuasa yang maha memiliki segala sesuatu di dunia ini. love you nak...

Saturday, October 13, 2018

Dalam Diam

Wanita itu hanya duduk terdiam menatap kanopi teras rumah mereka yang mulai kusam. Sambil berpikir tentang hal yang telah terjadi. Saat itu gerimis mulai jatuh, sedikit-sedikit, menimbulkan bunyi yang agak berisik di atas kanopi kusam itu. Tapi wanita itu tak terusik... Kecewa...hatinya hancur. Dalam diamnya mencoba menguatkan apa yang tersisa dari perasaannya. Mencoba sekuat tenaga untuk mengumpulkan kembali serpihan hatinya. Ya dia harus... Karena hanya itu yang dia bisa. Sejenak wanita itu sempat berfikir untuk mengecam dunia. Menyatakan bahwa mencintai itu menyakitkan. Mengalah itu bodoh. Bertahan itu racun yang membunuh perlahan. Dan pria itu, yang dia cintai adalah orang paling bertanggungjawab atas kemalangan hidupnya. Namun dia hanya diam. Meredam emosinya. Meremas-remas kepalan tangannya sendiri. Menyeka sisa-sisa kesedihan disudut matanya. Tersenyum. Dan bangkit menjalankan sisa takdir hidupnya. Beraktifitas lagi seperti biasanya...

Wednesday, October 10, 2018

Selamat Malam

Selamat malam cinta... Masihkah kau terengah mengejarku atau berhenti di lelah yang sudah berujung? Aku merasakan hilangnya gairah, yang bergemuruh di dada kini hanya gelisah. Cinta, ingatkah pada cerita betapa menggebu-gebunya hasrat kita masa itu? Rindu... Ah... Rasanya seperti sudah berabad lalu, ingatan makin pudar dan bertahan terasa sembilu. Cinta, seandainya ini hanya mimpi buruk, kuingin lekas terbangun. Karna dalam mimpi saja tak bersamamu sungguh menyakitkan. Ah... Sakit ini begitu nyata. Selamat malam cinta, rebahlah,istirahatkan lelahmu, kejar lagi aku esok...

Wednesday, July 11, 2018

Menulis Isi

Rasanya terluka ketika sedang menangis lalu ditinggal pergi oleh orang yang ekspektasinya akan luluh dan memeluk erat meski dalam diam. Itu yang sedang terjadi sekarang... Menulis ini meringankan... Lelah menangis jujur saja. Enggan dengan tanda tanya besok yang mungkin terutarakan atau juga tidak, tentang mengapa mata ini sembab... Sungguh tangisan malam ini bukan acting. Dan tak pernah acting menangis. Menghibur diri saja, toh saya sekarang sendiri. Tapi ini benar2 mujarab, airmata dan sesenggukan hilang perlahan...menulis ini. Baiklah...mungkin saya harus lebih sering berkunjung disini. Jadi bisa melupakan pikiran, "apa saya orang paling menderita di dunia? "#bodoh.

Tuesday, December 08, 2015

pahit

Menelan pil pahit sendiri. Merasakan semuanya sendiri. Lagi pula saya itu di larang mengeluh. Di kemukakan jg ga da beda nya, jadi untuk apa. Percuma. Lagi nanti saya jg yg salah. Seperti ini aja.

Nur Annisa Sekar Jati

Alhamdulillah, syukur tak terkira. Almost 7 month aja ne kesayangan q, 23 mei 2015 yang lalu. Sehat dan bahagia selalu ya nak...sun sayang dari ibu... Banyak hal yang terjadi di hampir 1 taun ini. Kehamilan, kelahiran, rolling bagian di kerjaan, cekcok, eping, dan bla bla. Mulai dari proses kehamilan yang kedua ini yang alhamdulillahnya berjalan lancar, walaupun harus berakhir juga di meja operasi a.k.a caesar. Indikasi untuk normal sebenernya ada karena over all bagus, posisi janin oke udah di bawah tinggal tunggu masuk panggul. Tapi yo ndilalaeh, doktere ngecek tensi yang hasilnya adalah darting. Si dokter nya jadi curiga di suruh lah saya test urin dan hasilnya adalah kadar protein tinggi. Yang mengharuskan saya mondok malem itu juga, demi keselamatan saya and si janin. Dan proses persalinan pun di mulai. Proses persalinannya ga seperti waktu di kehamilan pertama yang mana saya harus ngerasain dulu yang nama nya ketuban pecah and mules bertubi-tubi. Fyi, katanya mules di induksi lebih sakit daripada mules alami. Dan itu yang saya rasakan di kehamilan pertama. Secara saya aja heran, ko ibu2 yang di sebelah ko mules cuma meringis dan mengaduh pelan. Dan saya teriak2 dengan sukses menghebohkan kamar inap juga bikin sebel yang denger kaya nya. Huh...saya di kira lebay pasti saat itu, kalian seh ga ngerasain :O. Back ke cerita caesar yang kedua yang ga ngerasain apa2, tw2 dh oe oe oe aja itu si baby...:-*. Alhamdulillah...lahir dengan berat 2,7 kg dan panjang 47 cm, sehat, dan cantik. Nur Annisa Sekar Jati Yang sekarang di bulan ne mw 7 bulan. Lanjut lagi lain hari cuap2nya.

Thursday, December 11, 2014

1 - 3 bulan

Its amazing. Ya Allah, mohon sehatkan hamba, anak hamba dan suami hamba. Lancarkan, baikkan semuanya . Sangat berharap kejadian yang lalu tak berulang kembali Ya Rabb. Berilah keselamatan. Lancar tidak kurang suatu apapun. Amin.

Tuesday, February 05, 2013

HUJAN

Buat saya hujan di cilacap itu luar biasa, karena sebelumnya udara akan sangat panas dan terik yang membuat keringat terus mengucur deras. Ketika hujan datang...panas juga.... ;(. Tapi yang saya cintai ada disini,di cilacap ini, suami saya dan anak saya. Hujan selalu mengingatkan saya pada sesuatu...penantian, perpisahan, dan jelasnya kesepian. Selamat menikmati hujan...

Monday, January 16, 2012

RIP

Saya masih mengingatnya. berusaha untuk tidak meneteskan airmata (itu sulit). bagaimana juga saya iklas. sungguh.

MOHAMMAD WILDAN NUGROHO

23 Oct 2011

~~~with luv - bundamu~~~

Thursday, April 21, 2011

Rabb...hamba mohon.

~Semua akan baik2 saja. Saya yakin.~

Saya sudah menjalani beberapa bulan ini sebagai calon ibu. Rasanya memang tak pernah terbayangkan. Keluhan2 di tiap hari nya...ketidaknyamanan yang terasa...kebiasaan2 yang berubah...perhatian yang lebih dari biasanya...sensitivitas yang tinggi...
Tapi saya menikmatinya...dan sangat mensyukuri anugerah ini.
Saya memohon pada Tuhan,lancarkan,sehatkan,sempurnakan segala proses ini...
Hamba mohon Ya Rabb...

Tuesday, March 22, 2011

Friday, February 11, 2011

Lagi...

~ Semua akan baik2 saja. Saya yakin.~


7 februari 2011...my new life...
Happy moment...

Hari ini masih dengan kekecewaan yang memuncak.rasanya ingin mencabik hari...menjadikan serpih setiap kejadian yang terproses hari itu...
Lagi...menangis tanpa airmata.
Lagi...sakit tak terkira.
Lagi...menggores luka.
Lagi...harus tegar.

Baiklah...

Tuesday, December 21, 2010

Kesal...

~Semua akan baik2 saja. Saya yakin.~

Mungkin ini salah satu hal yang membedakan saya dengan wanita mu yang lain. Saya hanya bisa kesal sepersekian waktu lalu menguap begitu saja. Rasanya seperti menggali lubang di hati sendiri ketika kesal padamu. Kamu tidak tahu kan seperti itu rasanya?lebih menyakitkan bagi saya tanpa kamu dibanding rasa kesal saya atas kelakuan kamu.
Saat ini saya sedang kesal tapi tak akan sanggup tanpa kamu.
Kamu lagi apa seh?

Friday, November 19, 2010

Extra...aaarrrggghhh...

~Semua akan baik2 saja. Saya yakin.~

Saya tau harus extra pengertian untuk jarak,waktu dan nyata yang terbatas.
Saya tau harus extra sabar untuk keterbatasan yang terjadi dalam hubungan ini.
Saya tau harus extra lapang untuk hubungan ini tetap manis.
Tapi saya tetap manusia yang berlindung di balik kemanusiawian saya.
Dan lagi saya harus extra menahan diri untuk marah,jengah atau menangis.
Bagaimanapun saya tetap merasakan hal-hal itu...mungkin tidak marah hanya kesal...mungkin tidak jengah hanya bosan...mungkin tidak menangis hanya sedikit menangis.
Saya tetap mencintainya dalam kesal. Saya tetap memikirkannya walau bosan. Saya tetap merindu tak terkira karena itu saya sedikit menangis.

_Aaarrrggghhh_

Thursday, November 04, 2010

Baru itu...

~Semua akan baik2 saja. Saya yakin.~


2 bulan 26 hari lagi...
Banyak hal yang harus saya lakukan dengan tenggang waktu itu...dan saya bingung memulai dari mana...
Mempersiapkan segala hal sambil tetap merindu bayangan yang hanya bisa sewaktu-waktu nyata.
Daftar undangan sedang di susun...baru itu yang bisa di lakukan.

Thursday, October 21, 2010

Kurang lebihnya

~Semua akan baik2 saja. Saya yakin.~

Menengahi segala kekisruhan...mendengar semua keluhan...ato bergabung dengan keramaian...terkadang itu saya dan terkadang bukan saya...
Maka itu saya lebih banyak diam...asyik dengan dunia saya sendiri...karena takut tersesat dalam pemikiran itu saya atau bukan saya...
Menjadi naif dan terkadang skeptis,tapi saya tidak ingin jadi pesimis...
Mereka-reka...menebak-nebak kondisi sekitar saya akan berjalan bagaimana ke depan nya...sayangnya saya bukan pereka atau penebak yang handal...saya lebih banyak salah dalam menebak...
Inilah saya...kurang lebihnya.

Sunday, October 17, 2010

Di ikat...di ikat...

~Semua akan baik2 saja. Saya yakin.~

3 hari lalu...benar2 mengikat saya. Senangnya di "ikat" ^_^.
Baiklah semangat...!!!

Wednesday, October 13, 2010

Sedang kalut sekali ...lagi...

~Semua akan baik2 aja. Saya yakin.~

Terkadang saya merasa seperti hidup segan mati tak mau... Ada waktu ketika rasa seperti itu muncul...tiba2 berseliweran di otak saya...
Aah...saya mengutuki perasaan itu sungguh di hati saya...bukannya saya tidak tahu hidup itu seharusnya di syukuri...tapi rasanya kok terpuruk sekali ya...?Dan untuk bangkit rasanya sulit sekali,terpaku di lantai kelaraan. Menggerakkan sedikit saja diri ini...akan terasa sakit yang sangat. Ingin mengerang, tak ada lagi suara. Ingin menangis, tak ada lagi air mata. Ingin marah, saya lelah. Ingin berontak, tak berdaya.
Terasakah kalutnya? Padahal mungkin apa yang terbebani di diri ini tak seberat beban orang lain.

¤cepatlah pergi gundah¤
~Astagfigrullah,Ya Rabb~

Friday, October 01, 2010

Me"nyata"kan




~semua akan baik2 saja. Saya yakin.~

Sudah sampai disinilah kami....sedang menentramkan hati yang gelisah menanti hari.....
Bahagia....kesal...terharu...dagdigdug...
Yah masanya kami untuk mulai me"nyata"kan kisah kami...tak lagi hanya kisah yang dikisahkan saja...
Ini awal kami untuk menjadi satu...mensyahkan kebersamaan kami...

Mohon Doa nya....
Amin...